Foto: Thoudy Badai

Kisah Para Penggali Kubur di Tengah Pandemi

Hari semakin gelap, saat angin berhembus tenang menusuk sendi. Di sudut Tempat Pemakaman Umum Pondok Ranggon, Jakarta, terlihat para petugas penggali kubur korban Covid-19 tengah beristirahat sembari menunggu kedatangan jenazah selanjutnya.

 

Selama pandemi Covid-19, para penggali kubur di TPU Pondok Ranggon harus bekerja ekstra keras untuk menguburkan jenazah korban Covid-19 yang terus bertambah tiap harinya.  “Dalam sehari saya pernah menguburkan hingga 30 jenazah, bahkan sampai larut malam,” ujar Nahil Ketua regu gali kubur.

 

Nahil menjelaskan, terdapat empat grup petugas makam di TPU Pondok Ranggon. Satu grup terdiri dari 22 orang. Para petugas ini bertugas selama seminggu dan minimal menggali 20 liang lahat perharinya.

 

Dalam menjalankan tugasnya, para petugas makam menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setiap petugas wajib menggunakan alat pelindung diri seperti baju hazmat, kacamata, sarung tangan dan masker. Mereka juga disemprot cairan disinfektan seusai menjalankan tugasnya.

Selama pandemi, para petugas makam minimal menggali 20 liang lahat perharinya.

Meskipun demikian, kekhawatiran resiko tertular virus Korona saat menjalankan tetap menggelayut di benak mereka. Namun hal itu perlahan mulai berkurang seiring berjalannya waktu. "Sudah resiko pekerjaan, jadi semua kami pasrahkan kepada Allah," ujar Nahil.

 

Di bulan ramadhan ini, tugas para penggali kubur tetap berjalan seperti biasa. Rasa lapar dan haus harus mereka tahan ditengah pekerjaan berat mengurus jenazah korban Covid-19. Saat waktu berbuka puasa tiba, tak jarang para petugas makam ini berbuka puasa di lokasi makam, jauh dari keluarga mereka dirumah.

 

Waktu berbuka puasa juga mereka sempatkan untuk melepas rindu dengan menghubungi keluarga di rumah menggunakan telepon genggam. Sekedar menyapa istri dan sang buah hati. Dari kejauhan, terdengar suara sirine ambulan yang kian mendekat, pertanda para petugas makam ini harus kembali bekerja, meski dalam kegelapan malam.

Kisah Para Penggali Kubur di Tengah Pandemi